Dalam beberapa tahun terakhir, event lari jalan raya atau marathon tidak lagi dipandang hanya sebagai kompetisi olahraga atau ajang mengejar personal best. Di berbagai kota dunia, marathon berkembang menjadi bagian dari strategi pariwisata yang mampu menarik ribuan pengunjung sekaligus menggerakkan ekonomi lokal. Fenomena ini dikenal sebagai sport tourism, yaitu aktivitas perjalanan yang dilakukan individu untuk mengikuti, menonton, atau berpartisipasi dalam kegiatan olahraga di suatu destinasi. Indonesia mulai melihat dinamika yang sama melalui berbagai event lari berskala besar, salah satunya Maybank Marathon Bali yang sejak 2012 berkembang menjadi salah satu lomba lari internasional paling bergengsi di Indonesia.
Pada penyelenggaraan tahun 2025, event ini diikuti sekitar 13.600 pelari. Kehadiran ribuan peserta tersebut tidak hanya berdampak pada aktivitas lomba, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi di berbagai sektor seperti akomodasi, kuliner, transportasi, hingga usaha kecil di sekitar lokasi event. Studi yang dilakukan bersama Katadata Insight Center menunjukkan bahwa penyelenggaraan lomba ini menghasilkan dampak ekonomi langsung sekitar Rp170,8 miliar bagi Bali, meningkat dari sekitar Rp125 miliar pada tahun sebelumnya. Jika memperhitungkan aktivitas lanjutan seperti belanja peserta, wisata tambahan, serta perputaran ekonomi di sektor jasa dan pariwisata, nilai multiplier effect dari event ini diperkirakan mencapai sekitar Rp225,5 miliar. Dengan kata lain, ribuan pelari yang datang untuk sebuah lomba lari tidak hanya mengejar garis finish, tetapi juga ikut menggerakkan roda ekonomi lokal.
Sport Tourism dalam Event Marathon
Marathon merupakan salah satu bentuk sport tourism yang berkembang pesat di berbagai negara. Banyak pelari bersedia melakukan perjalanan lintas kota bahkan lintas negara untuk mengikuti lomba tertentu, terutama jika event tersebut memiliki reputasi baik, rute yang menarik, atau pengalaman lomba yang unik. Dalam banyak kasus, keputusan untuk mengikuti sebuah marathon tidak hanya didorong oleh faktor kompetisi, tetapi juga oleh daya tarik destinasi tempat lomba diselenggarakan.ย Karena itu, partisipasi dalam event marathon sering kali diikuti dengan aktivitas wisata. Peserta biasanya datang beberapa hari sebelum lomba untuk melakukan registrasi, mengambil race pack, dan beradaptasi dengan kondisi lingkungan lomba. Setelah lomba selesai, banyak pelari memanfaatkan waktu mereka untuk mengunjungi tempat wisata, mencoba kuliner lokal, atau mengikuti aktivitas rekreasi lainnya. Pola ini membuat event marathon tidak hanya menjadi kegiatan olahraga, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan yang lebih luas bagi para peserta.
Dalam konteks Maybank Marathon Bali, sebagian besar peserta tidak hanya datang pada hari lomba. Mereka biasanya tiba beberapa hari sebelumnya untuk mengambil race pack, beradaptasi dengan lingkungan, atau melakukan sesi latihan ringan. Setelah lomba selesai, banyak peserta juga memperpanjang masa tinggal untuk menikmati berbagai destinasi wisata di Bali.
Pola perjalanan seperti ini membuat event marathon memiliki dampak ekonomi yang lebih luas dibandingkan sekadar kegiatan olahraga satu hari.
Dari Race Day ke Rantai Ekonomi Lokal
Dampak ekonomi dari event marathon muncul dari berbagai aktivitas yang terjadi sebelum, selama, dan setelah lomba. Kehadiran ribuan peserta secara langsung menciptakan permintaan di berbagai sektor ekonomi lokal.
Beberapa sektor yang paling merasakan dampaknya antara lain:
Akomodasi dan hotel
Peserta yang datang dari luar daerah membutuhkan tempat menginap selama beberapa hari. Hal ini meningkatkan tingkat hunian hotel, villa, dan homestay di sekitar lokasi penyelenggaraan.
Kuliner dan UMKM lokal
Restoran, kafe, warung makan, serta pedagang lokal biasanya mengalami peningkatan jumlah pelanggan selama periode event berlangsung.
Transportasi dan jasa wisata
Transportasi bandara, rental kendaraan, serta layanan tur wisata ikut mengalami peningkatan permintaan karena banyak peserta yang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berlibur.
Expo olahraga dan merchandise
Race expo yang biasanya diselenggarakan sebelum lomba juga membuka peluang ekonomi bagi brand olahraga, sponsor, serta pelaku usaha yang menjual produk terkait olahraga.
Aktivitas-aktivitas tersebut menunjukkan bahwa sebuah event marathon menciptakan rantai ekonomi yang melibatkan banyak sektor sekaligus.
Dampak Langsung bagi Masyarakat Sekitar
Bagi masyarakat lokal, event seperti Maybank Marathon Bali dapat memberikan dampak ekonomi yang cukup terasa. Pelaku usaha kecil seperti pemilik warung, pedagang oleh-oleh, hingga jasa transportasi lokal sering kali mengalami peningkatan pendapatan selama periode event berlangsung.
Beberapa laporan bahkan menunjukkan adanya peningkatan jumlah pelanggan dan kenaikan omzet harian bagi pelaku usaha di sekitar lokasi lomba. Selain itu, penyelenggaraan event juga menciptakan peluang kerja sementara bagi masyarakat, misalnya sebagai tenaga operasional event, staf logistik, atau relawan.
Dampak ini menunjukkan bahwa event olahraga tidak hanya menguntungkan penyelenggara atau peserta, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.
Branding Destinasi melalui Event Olahraga
Selain dampak ekonomi langsung, event marathon juga berperan dalam memperkuat citra destinasi wisata. Ribuan peserta yang datang biasanya membagikan pengalaman mereka melalui media sosial, mulai dari rute lomba, suasana event, hingga lanskap kota tempat lomba berlangsung.

Hal ini secara tidak langsung menjadi promosi global bagi destinasi tersebut. Bagi Bali, event seperti Maybank Marathon Bali membantu memperkuat citra sebagai destinasi wisata yang tidak hanya menawarkan pantai dan budaya, tetapi juga aktivitas olahraga.
Banyak kota di dunia menggunakan strategi yang sama. Marathon bukan hanya menjadi lomba lari, tetapi juga bagian dari identitas kota sekaligus alat promosi pariwisata.
Tantangan dalam Penyelenggaraan Event
Meskipun memberikan dampak ekonomi yang besar, event olahraga skala besar juga menghadirkan beberapa tantangan. Penutupan jalan selama lomba sering kali menimbulkan gangguan lalu lintas bagi masyarakat sekitar. Selain itu, pengelolaan logistik, keamanan, dan kebersihan juga menjadi aspek penting yang harus diperhatikan.
Jika tidak dikelola dengan baik, dampak positif dari event olahraga dapat berkurang karena munculnya ketidaknyamanan bagi masyarakat lokal. Oleh karena itu, koordinasi antara penyelenggara, pemerintah daerah, pelaku industri pariwisata, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam keberhasilan event.
Penutup: Event Olahraga sebagai Peluang Pertumbuhan Ekonomi
Fenomena yang terlihat pada Maybank Marathon Bali menunjukkan bahwa event olahraga tidak hanya menciptakan aktivitas ekonomi jangka pendek, tetapi juga membuka peluang bisnis bagi berbagai sektor. Ketika ribuan peserta datang ke sebuah destinasi untuk mengikuti lomba, tercipta ekosistem aktivitas ekonomi yang melibatkan industri olahraga, pariwisata, hingga brand komersial.
Bagi banyak perusahaan, event olahraga menjadi platform strategis untuk membangun visibilitas merek sekaligus menjangkau konsumen yang memiliki gaya hidup aktif. Tidak mengherankan jika banyak brand olahraga, perusahaan nutrisi olahraga, apparel, hingga perusahaan teknologi kebugaran memanfaatkan event marathon sebagai ruang promosi dan aktivasi merek. Melalui expo olahraga, sponsorship, maupun kolaborasi komunitas, brand dapat berinteraksi langsung dengan ribuan peserta yang menjadi target pasar mereka.
Selain sektor komersial, event olahraga juga membuka peluang bagi berbagai sektor ekonomi lokal. Industri perhotelan, restoran, transportasi, serta pelaku usaha kecil di sekitar lokasi event biasanya mengalami peningkatan aktivitas selama periode lomba. Bahkan dalam beberapa kasus, event olahraga dapat mendorong lahirnya bisnis baru yang terkait dengan kebutuhan peserta, seperti layanan tur olahraga, jasa fotografi event, hingga penyedia perlengkapan olahraga lokal.
Dengan kata lain, event olahraga berskala besar tidak hanya berfungsi sebagai kompetisi atletik, tetapi juga sebagai katalisator ekonomi yang mampu menciptakan peluang bagi berbagai sektor industri. Jika dikelola secara strategis, event seperti Maybank Marathon Bali dapat menjadi bagian penting dari pengembangan sport tourism sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis olahraga.
Referensi
- Higham, J., & Hinch, T. (2018). Sport Tourism Development (3rd ed.). Bristol: Channel View Publications.
- Katadata Insight Center. (2025). Dampak Ekonomi Penyelenggaraan Maybank Marathon terhadap Perekonomian Bali.
- Maybank Indonesia. (2022). Maybank Indonesia kembali hadirkan Maybank Marathon 2022.
